'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Susun ANSIT untuk dukung Penderita TB-HIV
03 Juni 2017 16:37 WIB | dibaca 730

Terpacu dengan hasil yang telah diraih oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyuwangi melalui SSR.TB-HIV dalam program Ketuk pintu  di daerah Wongsorejo dan Bajul mati yang berupa penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia), dan sebagai wujud kepedulian pada penderita TB -HIV  Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyuwangi menggandeng stake holder terkait untuk penyusunan Policy Paper berdasarkan ANSIT.

Stake holder terkait yang diundang antara lain

1. Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah

2. Biro Kesejahteraan Rakyat

3. Dinas Pekerjaan Umum

4. Dinas Sosial

5. Dinas Kesehatan

6. Dokter Praktek Mandiri

7. Puskesmas Rujukan

8. BPJS Kesehatan

9. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

10. RSUD

11. Komisi Penanggulangan AIDS Daerah / KPA

12. SSR TB-HIV 'Aisyiyah Kabupaten Banyuwangi

Tujuan

1. Melakukan verifikasi terhadap hasil analisis situasi (ANSIT) dari pengolahan data primer dan sekunder yang telah di dapat

2. Mendapatkan masukan terkait dengan penyebab langsung dan tidak langsung dari kondisi TB di daerah Banyuwangi

3. Mendapatkan usulan rekomendasi kebijakan di tingkat kabupaten/kota yang akan dirumuskan sebagai policy

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi tersebut mendatangkan Fasilitator dari KP-MAK FK UGM yang di fasilitasi dan di laksanakan oleh DINKES yang juga menampilkan hasil analisis situasi TB di Kab. Banyuwangi tahun 2016.

Harapan yang ingin di capai dari pelaksanaan ANSIT adalah sebagai berikut :

1. Rekomendasi kebijakan untuk program TB yaitu penyebarluasan informasi dalam peningkatan pengetahuan TB di Masyarakat

2. Di bidang layanan kesehatan yaitu penyebarluasan hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan tanpa terkecuali

3. BPJS dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pengobatan TB yang di akses di semua layanan pemerintah dan bukan hanya di faskes yang mereka pilih.

4. kerjasama lintas sektoral untuk menjalankan program penanggulangan TB hingga tingkat desa.

 

Shared Post:
Berita Terbaru