'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
PERINGATI TB DAY DENGAN ISI TALK SHOW
29 Maret 2017 11:28 WIB | dibaca 627

Salam TOSS TB (Temuka Obati Sampai Sembuh)

TB Day yang jatuh pada hari Jum'at, 24 Maret 2017 tidak hanya diperingati oleh warga Banyuwangi tapi juga di peringati oleh seluruh Warga Indonesia.

Rangkaian acara dalam Hari Tubercolosis ini tidak hanya diisi dengan kegiatan Senam Sehat Grontoli, Kegiatan ketuk pintu, Dan Kampanye Sosial baik di media cetak maupun Elektronik, tapi juga diisi dengan acara Talk Show yang bekerja sama dengan Radio VIS Fm. Talk Show dapat terlaksana berkat kerjasama yang baik antara SSR TB-HIV Banyuwangi dan Dinas Kesehatan Banyuwangi.

"Target awal dalam program ketuk pintu ini adalah 1400 rumah, Alhamdulillah berkat semangat yang tinggi dan keinginan yang kuat untuk membebaskan Masyarakat Indonesia dari TB akhirnya dapat menembus angka 4.093 rumah. dan sasaran wilayah untuk saat ini sementara di fokuskan di daerah Wongsorejo dan Bajul Mati."

Ibu Dwi Deritaning Tyas, Dipl. KMD Ketua pimpinan Daerah Aisyiyah Banyuwangi mengaku bangga dan terharu dengan kinerja anggotanya. "Patut di acungi Jempol atas prestasi yang kita raih saat ini".

Bu Rita menjelaskan " kegiatan ketuk pintu ini adalah kunjungan dari rumah ke rumah untuk memberikan informasi mengenai TB sekaligus melakukan skrining/penapisan gejala TB pada semua anggota keluarga yang ditemui saat itu minimal 1 orang dewasa. Bila ditemukan gejala TB maka orang tersebut di beri surat rujukan untuk periksa dahak di puskesmas terdekat. yaitu puskesmas Wongsorejo dan Puskesmas Bajul Mati."

"Indikator keberhasilan program ketuk pintu ini  adalah:

1. Jumlah rumah yang dikunjungi

2. Jumlah orang yang diedukasi informasi TB

3. Jumlah suspek yang ditemukan

4. Jumlah suspek yang melakukan tes dahak."

Dengan melihat fakta dan fenomena di masyarakat betapa berbahayanya TB, maka beliau mengajak berbagai elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam penanggulangan TB agar tidak ada lagi manusia yang terjangkit dan meninggal akibat TB. SEMOGA MASYARAKAT INDONESIA BETUL-BETUL BEBAS TB." tutup beliau (Ibu Dwi Deritaning Tyas-red)

Shared Post:
Berita Terbaru