'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
BAITUL ARQOM ZONA 4
02 Maret 2017 10:48 WIB | dibaca 431

Rangkaian Roadshow Baitul Arqom di wilayah kerja Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyuwangi yang diawali di Zona 1 pada tanggal 4 -5 Februari 2017 bertempat di PDM KH.Ahmad Dahlan - Banyuwangi, berakhir pada hari Sabtu - Ahad, 25 - 26 Februari 2017 dengan mengambil tempat pelaksanaan di SMK Muhammadiyah 1 Genteng. Wilayah Zona 4 meliputi PCA Genteng, Sempu, Glenmore, Kalibaru dan Gambiran ini mengundang hadirkan 110 orang peserta. Total keseluruhan peserta BAITUL ARQOM Zona 1 sampai Zona 4 adalah 470 orang

Adapun materi yang disajikan meliputi materi Khusus, Umum dan penunjang dengan penyaji :

1. Bpk. DR. Mukhlis, M.Si Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi menyajikan tentang Idiologi Muhammadiyah & Antisipasi Idiologi dari Gerakan Lain.

2. Ibu Dwi Deritaning Tyas Dipl. KMD Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyuwangi Menyajikan tentang Ke-Aisyiyahan dan kandungan/Isi Mars Aisyiyah

3. Tim Trainer Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyuwangi menyajikan tentang Thaharatul Qulub Sesudah Maghrib dan sesudah Subuh

4. Tim Trainer Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyuwangi menyajikan tentang Simulasi Ibadah

5. Bpk. Mufti Syafii, SE Ketua Majelis Hukum & HAM PDM BAnyuwangi menyajikan tentang PHIWM Berbangsa dan Bernegara

6. Ibu Cahyaning Wiwin Utami, S.Ag Ketua Majelis Kader PDA Banyuwangi menyajikan tentang Transformasi Kader Kepemimpinan Aisyiyah.

Selain materi tersebut di atas, peserta, panitia dan unsur pimpinan diajak untuk bersenam pagi dan out bond untuk meningkatkan kekompakan dala menggerakkan organisasi, disamping itu juga untuk menjalin keakraban.

Dalam kegiatan penutup tersebut Ibu Dwi Deritaning Tyas menyampaikan amanah dan pesan-pesan berikut " yang pertama, Aisyiyah harus terus mampu menggelorakan semangat berjuang dan ber - Ukhuwah, tiga pilar penunjang Ukhuwah yang harus dikembangkan itu  adalah : TA'ARUF (Saling Mengenal) TAFAHUM (Saling Memahami) dan TA'AWUN (Saling Menolong), karena tugas kita adalah ber"amilussholehah"

"Yang kedua, Aisyiyah juga harus mampu menggerakkan  gerakan Spiritual, gerakan intelektual, gerakan sosial dan geerakan struktural. Dalam menggerakkan organisasi pasti ada dinamika, karena yang kita hadapi adalah makhluk hidup yang mempunyai berbagai ragam karakter, untuk itu niatkan menggerakkan organisasi dengan ikhlas hati dan jangan mundur selangkah pun bila dicela. dan yang terakhir Urusan dapur jangan sampai menjadi penghalang dalam meghadapi tugas ke-Ummatan dan ke - masyarakatan. Dalam berjuang kita juga harus bertekad bulat untuk mensucikan Islam karena kita tahu bahwa banyak ummat Islam yang masih butuh pencerahan. Mari kita gerakkan demi kejayaan Islam".

Diakhir acara sebelum berfoto bersama perwakilan peserta menyampaikan harapan dan usulan agar kegiatan seperti Baitul Arqom dapat terlaksana kembali sebagai stimulasi dalam berkegiatan, harus selalu diulang-dan diulang tentu saja dengan kemasan /konsep yang berbeda. Ini sebagai bukti bahwa kegiatan-kegiatan Aisyiyah selalu ditunggu untuk penyemangat dalam berjuang, berdakwah dan bergerak.

Shared Post:
Berita Terbaru