'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
BAITUL ARQOM ZONA 1
20 Februari 2017 07:21 WIB | dibaca 594

Zona 1 yang terdiri dari Pimpinan Cabang Aisyiyah Banyuwangi, Pakis, Kalipuro, Giri, Glagah dan Licin telah melaksanakan kegiatan Baitul Arqom pada hari Sabtu dan Ahad, 4 - 5 Februari 2017 dimulai pukul 13.00 (Sabtu) sampai 14.00 (Ahad) bertempat di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan lantai 2 dan 3, jalan Adi Sucipto Banyuwangi ini diikuti oleh 110 orang.

Tujuan pelaksanaan Baitul Arqom adalah untuk membentuk kader pimpinan Aisyiyah yang memiliki spirit, integritas dan kompetensi sehingga dapat berperan  sebagai kader organisasi, kader ummat, kader persyarikatan, kader bangsa dan kader kemanusiaan yang mumpuni. Adapun pemateri dalam kegiatan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Bpk. Drs.H.Sunarto, M.Pd (Ketua Majelis Pendidikan Kader PDM Banyuwangi) Menyajikan tentang Idiologi Muhammadiyah dan Antisipasi Idiologi dari Gerakan lain.

2. Ibu Dwi Deritaning Tyas, Dipl. KMD (Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyuwangi) menyajikan tentangKe-Aisyiyahan dan Kandungan dari isi Mars Aisyiyah

3. Thaharatul Qulub sesudah Maghrib dan sesudah Subuh

4. Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyuwangi menyampaikan tentang Simulasi Ibadah

5. Bpk. Sugiarto, SE ( Majelis Hukum dan HAM PDM Banyuwangi) menyajikan tentang Pola Hidup Islami Warga Muhammadiyah dalam Berbangsa    dan Bernegara.

6. Ibu Cahyaning, S.Ag (Majelis Kader PDA Banyuwangi) menyajikan Transformasi Kader Kepemimpinan Aisyiyah.

Dalam kegiatan tersebut Ibu Dwi Deritaning Tyas menyampaikan pesan sebagai berikut " Aisyiyah harus terus mampu menggelorakan semangat berjuang dan ber-Ukhuwah. Tiga pilar ukhuwah yang harus kita kembangkan dalam dakwah antara lain :

1. TA'ARUF (Saling Mengenal)

2. TAFAHUM (Saling memahami)

3. TA'Awun (Saling menolong)

karena tugas kita adalah "Ber-Amilussholehah" ini sesuai dengan amanah KH. Ahmad Dahlan pada Aisyiyah yang berbunyi "Agar urusan dapur tidak menjadi penghalang dalam menghadapi tugas Ke-Ummatan dan Kemasyarakatan. sebagai penutup Bu Rita sapaan akrab beliau menyampaikan "Dalam berjuang kita harus ikhlas hati, tidak butuh pujian dan bila dicela jangan mundur selangkahpun"

Shared Post:
Berita Terbaru